Ridho Belum Ditemukan, ABK Kapal Yang Hilang

Ridho Belum Ditemukan, ABK Kapal Yang Hilang

BAHARINEWS.COM, DUMAI – Penyebab kehilangan sosok ABK Kapal Tongkang SM Master Piece 318, Ridho Kurniawan masih menjadi misteri. Ia dilaporkan menghilang hingga kini belum ditemukan, Senin (10/2/2020).

Hasil pantauan di lapangan korban bernama Ridho kurniawan usia 21 Tahun Berasal dari Desa Batu Merah Kecamatan Kuala Enok Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau.

Kejadian itu Terjadi Pada hari Minggu (9/2/2020) jam 19.30 wib di depan PT. Patraniaga dengan titik kordinat 01°41 933 N .

Kapten kapal TB Pandawa Jaya Sahrir melaporkan melalui berita acara, tentang kronologi, Dalam laporan saat itu ada kegaiatan aktifitas crew kapal TB. Pandawa jaya dan crew tongkang SM Master Piece 318 dengan bersama – sama melakukan menaikan air galon isi dari kapal perahu yang sandar di samping Kapal TB. Pandawa jaya, lalu kapal perahu yg bermuatan air galon itu bergerak mengarah ke samping sebelah kiri belakang tongkang SM Master piece dan selanjutnya melakukan hal yang sama menaikan air galon, dan korban pun ikut serta bekerja menaikan air galon tersebut.

Setelah selesai dalam aktifitas itu korban masuk kedalam kapal tongkang, menjumpai jincu lalu ia meminta uang pembayaran air isi Galon dan segera membayarnya ke perahu yang membawa air galon tersebut.

Setelah itu kapal perahu itu pun pergi, dan korban segera naik ke tongkang SM Master piece 318 , masuk ke dalam ruangan crew mengambil sebatang rokok,

Selanjunya korban menuju kapal TB. Pandawa jaya menjumpai juru mudi jaga, setelah 10 menit berada di dalam ruangan juru mudi, lalu korban meminta izin keluar menuju kapal tongkang, pada saat perjalanan menuju ke kapal tongkang ia menjumpai rekan nya pada saat itu yang sedang duduk di bangku halaman tongkang

Selanjutnya korban berdiri menuju tiang sebelah kanan tenda tongkang, tidak berapa lama rekan korban yang duduk di halaman tongkang itupun masuk kedalam ruangan crew, sambil menegur korban.

Akhirnya korban pun hilang kontak, terakhir di lihat pada tiang saat ia terakhir berdiri , hinga kini korban belum dapat di temukan bahkan identitas dan handphone gengamnya berada di ruangan crew.

Sementara, Pihak Basarnas Dumai terus melakukan upaya pencarian sejak menerima laporan ABK yang kabarkan hilang pada saat kapal lego jangkar.

Selain Basarnas Wilayah Dumai, pencarian juga turut dibantu Satpol Air, TNI Angkatan Laut. Tampak Kapal Patroli KPLP juga dikerahkan dan bersandar di TKP. Mereka menanti perkembangan kabar ABK yang belum ditemukan. (RS)

Baca Juga