Razia Balap Liar di Jembatan Pelindo, Satlantas Polres Dumai Tilang 71 Kendaraan Roda Dua

Razia Balap Liar di Jembatan Pelindo, Satlantas Polres Dumai Tilang 71 Kendaraan Roda Dua

BAHARINEWS.COM, DUMAI – Jalan Ringroad jembatan Pelindo, Sungai Dumai kerap menjadi lokasi balap liar oleh beberapa pemuda di Kota Dumai. Hal inilah yang membuat Tim gabungan Polres Dumai, bersama TNI, dan Satpol PP melaksanakan razia penyekatan, pada Senin (30/1/2020) sore.

Alhasil, sebanyak 71 unit kendaraan roda dua berhasil terjaring pada razia tersebut. Dari 71 kendaraan roda dua yang terjaring razia, 20 kendaraan dikenakan pasal balap liar, dan 51 kendaraan diamankan lantaran penggunanya tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat dan tidak menggunakan helm.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira didampingi Wakapolres Dumai, Kompol Ernis Sitinjak dan Kasat Lantas Polres Dumai AKP Agustinus Chandra Pietama, mengatakan, razia balap liar tersebut dilakukan pada Senin sore (30/11/2020).

“Razia dilaksanakan Senin sore kemarin setelah mendapat laporan dari masyarakat yang resah terhadap aksi balapan liar, menindak lanjuti laporan tersebut, kami bersama tim gabungan langsung menggelar razia diawali dengan mengindentifikasi lokasi balapan,” kata Kapolres dalam keterangan Persnya, Selasa (1/12/2020).

Masih kata Kapolres, tujuan razia, untuk memberikan rasa aman kepada pengendara dan pengguna jalan lain, sebab, balapan liar dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Dalam razia balap liar, 71 kendaraan kami amankan bersama 107 orang yang dimintai keterangan. 20 kendaraan kita kenakan pasal balapan liar dengan denda maksimal, 51 kendaraan lainnya diamankan karena tidak menggunakan helm dan tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan seperti STNK,” terang Kapolres.

Razia balapan liar dilakukan oleh tim gabungan, melibatkan 70 personil terdiri dari TNI/Polri dan Satpol PP.

“Kami TNI/Polri akan menindak tegas aksi pelanggaran laluli tas terutama aksi balapan liar di Kota Dumai dan akan memberikan sanksi tegas berupa denda maksimal sebagai efek jera kepada pelaku balapan liar,” Tegas Kapolres.

Untuk barang bukti di persidangan, tim Polres Dumai sudah mengambil video aksi balapan liar, agar para pelaku balap liar dapat dijatuhi denda maksimal. Pungkasnya.

Kasat Lantas Polres Dumai AKP Agustinus Chandra Pietama menambahkan, 20 pemilik kendaraan yang terjaring razia dan terbukti melakukan balapan liar dikenakan pasal 115 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, denda makaimal sebesar Rp3 juta.

Sementaara, 51 kendaraan yang tidak dapat menunjukkan STNK, tidak menggunakan helm dan parkir dibadan jalan, kita kenakan pasal 106 UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, denda maksimal Rp 250 ribu.

Kendaraan tersebut kita tertibkan dengan cara melakukan pemblokiran jalan masuk dan keluar disepanjang jalan Ringroad. Pemblokiran dilakukan menggunakan mobil truk yang juga kita gunakan untuk mengangkut kendaraan yang terjaring razia ke Polres Dumai.

Terhadap 107 orang yang terjaring razia, rata-rata anak di bawah umur. Semuanya sudah kita mintai  keterangan.

“Mereka kita bawa ke Polres Dumai untuk dimintai keterangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti ukur suhu tubuh, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Lalu kita beri pengarahan sebelum disuruh pulang kerumahnya masing-masing,” pungkasnya. (Vie).

Baca Juga