Polres Dumai Gagalkan Peredaran 23 Kg Sabu Jaringan Lapas Kota Pinang

Polres Dumai Gagalkan Peredaran 23 Kg Sabu Jaringan Lapas Kota Pinang

Baharinews.com, Dumai – Polres Dumai berhasil mengagalkan peredaran 23 Kilogram Sabu dan 19.937 butir pil Ekstasi dari dua orang tersangka yang dikendalikan dari Rutan Kelas III Kota Pinang, Sumatera Utara, pada Jumat (12/02/2021) malam kemarin.

Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yhudistira S.I.K, M.H, dalam Pers Rilis pada Kamis (18/02/2021) menjelaskan, berawal dari informasi yang diperoleh, akan adanya pengiriman Narkoba dari negara Malaysia melalui pelabuhan tikus di sekitar daerah Pelintung, Kota Dumai sampai daerah Sepahat, Kabupaten Bengkalis.

Tim Opsnal Satuan Narkoba Polres Dumai yang dipimpin oleh Wakapolres Dumai, Kompol Ernis Sitinjak S.H, S.I.K dan Kasat Narkoba Polres Dumai AKP Yoyok Iswandi, S.H, M.H, langsung melakukan penyelidikan. Pada saat menuju ke daerah Pelintung Kota Dumai, Tim melihat ada satu unit mobil Toyota Rush BM 1540 DC warna hitam. Terlihat mencurigakan dengan kecepatan tinggi bersama satu unit sepeda motor Yamaha Vixion BM 3619 TM warna hitam.

Tim langsung melakukan pengajaran terhadap kedua kendaraan tersebut, dan setelah berhasil diberhentikan. Polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap mobil tersebut dan didapati satu tas besar berwarna hitam biru, berisi 23 bungkus besar Narkotika jenis Sabu yang dibungkus dengan kemasan teh Guanyinwang asal Cina. Serta 4 bungkus besar berisi Narkotika jenis pil Ekstasi berbentuk love berwarna biru sebanyak 19.937 butir.

Polisi juga berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial ARH (29) sebagai pengemudi mobil hitam, dan S alias W (48) sebagai pengendara sepeda motor vixion. Kedua pelaku merupakan warga Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Provinsi Sumatera Utara.

Atas pengakuan kedua pelaku, didapati keterangan bahwa barang bukti Narkotika
tersebut mereka jemput dan diambil di daerah Sepahat Kabupaten Bengkalis atas perintah seseorang berinisial M yang merupakan Narapidana Perkara narkotika di Rutan kelas III Kota Pinang, Sumatera Utara. Diektahui, M sedang menjalani vonis Hukuman penjara 7 tahun 6 bulan.

Polres Dumai langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku M, dan terus berupaya mengungkap jaringan narkoba yang dikendalikan oleh pelaku M.

“Narkotika jenis shabu dan pil Ekstasi tersebut rencananya akan dibawa menuju simpang Pujud, Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir dan akan diserahkan kepada kurir penerima yang belum diketahui oleh kedua tersangka. Dan masih menunggu perintah selanjutnya,” jelas Kapolres.

Kedua tersangka juga mengaku baru pertama kali menjadi kurir Narkoba, dan baru mendapat upah uang Cash senilai Rp. 2,6 juta Rupiah dan telah disiapkan kendaraan oleh pelaku M.

Polres Dumai berkomitmen, dan terus berupaya memberantas peredaran Narkoba di Indonesia khususnya Kota Dumai.

“Dari hasil pengungkapan sabu dan pil ekstasi ini, kita berhasil menyelamatkan lebih dari 200 ribu orang generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 124 dan 112 Undang Undang Narkotika dengan ancaman  hukuman mati.(Vie)

Baca Juga