Pemulangan WNI Asal Malaysia Di Alihkan Melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

Pemulangan WNI Asal Malaysia Di Alihkan Melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau

BAHARINEWS.COM DUMAI – Rencana pemerintah Provinsi Riau untuk menerima pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia dampak dari kebijakan lockdown untuk pencegahan penyebaran virus corona yang dilakukan oleh pemerintah negeri jiran Malaysia.

Mengingat akan wabah Covid-19 sudah menjadi perhatian bersama. Herwanto Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan I (KSOP) Dumai, dikonfirmasi melalui Kasi Keselamatan Berlayar, Capt.Yuzirwan,N.Mars menyebutkan baru satu kapal yang mengajukan izin berlayar untuk keperluan menjemput WNI dari Portdikson Malaysia.“Baru satu kapal yang mengajukan izin berlayar, untuk kapasitas lebih kurang 200 penumpang, namun kepastian penjemputan belum dapat kita pastikan karena belum ada kepastianya,”ujar yuzirwan usai menghadiri simulasi Penerimaa WNI di pelabuhan Pelindo I Dumai, kemarin (26/0320).

Namun demikian, kata Yuzirwan, pemerintah Dumai berserta pihak terkait hingga saat ini masih terus melakukan koordinasi terkait kebijakan pemerintah provinsi tersebut.Koordinasi yang dimaksud merupakan langkah dalam penanganan pemulangan WNI dari Malaysia nantinya jika sudah masuk ke Dumai, disamping itu masih ada kemungkinan lain terkait pemulangan WNI bisa jadi Batal melalui Dumai melainkan lewat Kepulauan Riau.“Sampai saat ini masih dilakukan koordinasi oleh pemerintah Dumai dan pihak terkait, karena ada kemungkinan batal masuk Dumai karena dipindah melalui Kepri.” jelasnya.Sementara itu adanya rencana pemulangan Wagna Negara Indonesia (WNI) melalui pintu masuk Dumai masih belum pasti, karena masih menunggu kelengkapan APD Petugas.Kota Dumai siap dijadikan kota transit pemulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia ke tanah air. Namun kesiapan itu dibarengi beberapa catatan agar tidak menimbulkan dampak penyebaran virus Covid – 19 bagi masyarakat Kota Dumai.

Sejauh ini sesuai informasi yang di proleh dalam Rapat Kerja yang dilaksenakan Command Center jalan soebrantas Walikota Dumai Mengatakan seauai dengan arahan Gubernur Riau berada dalam satu Pintu Melalui Tanjung Balai Karimun Kepulaun Riau (KEPRI).

Walikota Dumai, Zulkifli As‎ mengungkapkan, ada perubahan rencana pemulangan WNI dari Malaysia, yang awalnya dipusatkan di pelabuhan internasional Dumai, yakni dari Malaysia langsung ke Dumai. Namun hal tersebut dialihkan dari Malaysia menuju Pelabuhan Tanjung Balai Karimun Provinsi Kepulauan Riau, dan dilakukan pemeriksaan disana dan selanjutnya WNI yang menuju Sumatra melalui pelabuhan Domestik Bandar Sri Junjungan.

Bagi warga Dumai akan kita lakukan pemantauan selama 14 dan langsung masuk kategori Orang dalam pemantauan (ODP), dan wajib melakukan isolasi mandiri.Sedangkan ‎TKI diluar Dumai akan langsung diantar ke daerahnya masing-masing menggunakan kendaraan Komersil yang berada di kota Dumai.Diakuinya, sebelum para TKI beranjak ke daerahnya masing-masing, pihaknya sudah memberikan pemahaman terkait penyebaran Covid-19, hal tersebut diharapkan dapat memutus penyebaran Covid-19.

Seperti bertita kami sebelumnya pemerintah Kota Dumai bersama instasi terkait juga telah bersiap denagan melaksanakan simulasi yang langsung dipimpin Kapolres Dumai menerima Kepulangan WNI.(Bhn)

Baca Juga