Kapan DLHK Dan Komisi III DPRD Kota Dumai Turun kelapangan Apakah Hanya Wacana Belaka

Kapan DLHK Dan Komisi III DPRD Kota Dumai Turun kelapangan Apakah Hanya Wacana Belaka

Baharinews.Com, Dumai – Hasil kesepakatan rapat kerja (raker) Komisi III DPRD Kota Dumai untuk turun ke lokasi pembuangan limbah domestik PT Ivo Mas Tunggal tampaknya hanya wacana belaka. Pasalnya sejak, Selasa (4/2/2020) lalu kesepakatan tersebut disetujui hingga Selasa (11/2020) kemarin tidak ada tanda-tanda pihak yang berwenang melakukan pengawasan tersebut untuk turun ke lapangan.

Tentunya, hal tersebut menjadi tanda tanya banyak pihak. Apakah Komisi III dan DLHK serius untuk mengawasi persoalan yang membuat bakau yang berada di bibir pantai Kecamatan Sungai Sembilan itu.

Padahal saat rapat kerja, Komisi III maupun DLHK begitu semangat untuk menindaklanjuti persoalan dugaan pencemaran limbah domestik PT Ivo Mas Tunggal.

Rapat kerja saat itu dipimpin Ketua Komisi III Hasrizal dan juga dihadiri Ketua DPRD Dumai Agus Purwanto, serta angota Komisi III lainnya seperti Muhammad Al Ichwan Hadi dan Johanes Tetelepta. Sedangkan dari DLHK Kota Dumai hadir langsung Kepala DLHK Kota Dumai Satria Wibowo dan staff lainnya.

Usai rapat Anggota Komisi III DPRD Dumai saat itu, Al Ichwan Hadi mengatakan, dari hasil rapat diketahui informasi terkait adanya buangan limbah domestik PT Ivo Mas Tunggal ke laut Dumai.

“Kami dari Komisi III akan segera mungkin menjadwalkan, peninjauan langsung ke lokasi, agar dapat diketahui secara jelas seperti apa kejadiannya,” tuturnya.

Namun kenyataan sepekan kemudian rencana itu tinggal wacana belaka. Tak ayal rencana yang belum terealisasi itu mendapat kritik dari kalangan mahasiswa dan pemuda. Mereka mempertanyakan keseriusan Komisi III dan DLHK menindaklanjuti dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

Sementara Kepala DLHK Dumai Satria Wibowo saat di hubungi melalui telpon seluler tidak menjawab. Sebelumnya, Satria Wibowo membenarkan adanya saluran limbah domestik yang langsung di buang ke laut di PT Ivo Mas Tunggal. Hal itu membuat tanaman yang ada di sekitar seperti bakau ada yang mati.

“DLH mendapat laporan dari masyarakat, bahwa ada pembuangan limbah domestik PT. Ivo Mas Tunggal ke laut, setelah kami cek, benar adanya, karena hasil pantauan kami sementara ada pohon bakau di sekitar pembuangan limbah yang mati” ujar pria yang akrab disapa Bowo itu.(inf/rp)

Baca Juga