Dua Pemahat Terbaik Indonesia Raih juara china Harbin International Snow Sculpture Competition

Dua Pemahat Terbaik Indonesia Raih juara china Harbin International Snow Sculpture Competition

Baharinews.com, Jakarta – Dua tim yang mewakili Indonesia berhasil memenangi dua kategori bergengsi di gelaran China Harbin International Snow Sculpture Competition.

Kompetisi ini merupakan salah satu rangakaian acara dalam Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival 2020. Tahun ini acara bergengsi tersebut telah memasuki tahun ke-25.

Acara yang digelar pada tanggal 10-13 Januari 2020 di Harbin, China merupakan kompetisi memahat patung es dan salju internasional.

Pada tahun ini, Indonesia diwakili oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan empat pemahat yang semuanya asal Bali.

Tim Indonesia 1 merupakan gabungan dari Himpunan Seniman Pecatu dan Desa Ungasan. Tim terdiri dari I Nyoman Sungada (leader team), I Putu Andre Putra Yoga, Eka Budi Ariadee, dan I Made Sumerta Yasa.

Mereka berhasil memenangi kategori Best Skill dengan patung salju bertemakan Pengantin Bali.

“Dari segi artistik cukup kaya akan ornamen sangat indah untuk dipandang,” jelas I Nyoman Sungada ketika dihubungi oleh Kompas.com pada Selasa (14/1/2020).

“Dan saya kebetulan dari Bali, sambil ingin memperkenalkan salah satu budaya Indonesia di mata dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Indonesia 2, berasal dari komunitas Bali Talent Artist. Tim ini terdiri dari I Ketut Suaryana (leader team), I Made Mardiawan, I Komang Karim, dan I Kadek Arya Undiyana.

Keempatnya adalah perwakilan dari komunitas Bali Talent Artist yang merupakan komunitas anak sekolah jurusan perhotelan untuk peminatan kitchen artist.

Mereka berhasil memenangi kategori Excellent, bersamaan dengan tim dari India dan Rusia. Tema patung yang diambil oleh Tim Indonesia 2 adalah Frog Surfing.

“Filosofinya kodok kan bisa hidup di dua alam. Bisa diibaratkan jadi banyak perbedaan di negara kita. Perbedaan budaya, perbedaan suku,” ujar I Ketut Suaryana ketika dihubungi Kompas.com pada Selasa (14/1/2020).

“Dengan perbedaan ini kita tetap bisa have fun. Ingin sedikit mengangkat surfing Bali juga,” tambahnya.

Kedua tim Indonesia ini berhasil menyelesaikan tantangan membuat patung salju berukuran lebih dari empat meter hanya dalam waktu 3,5 hari saja.

Mereka berhasil mengalahkan 28 tim yang berasal dari 10 negara. Tak hanya itu, walau berasal dari negara tropis, mereka berhasil mengatasi dinginnya suhu Harbin yang sempat mencapai minus 15 derajat celsius.

Patung-patung salju karya kedua tim ini masih terus dipamerkan selama gelaran Harbin International Ice and Snow Sculpture Festival yaitu sejak tanggal 5 Januari hingga 25 Februari 2020 mendatang. (Bhn)

Sumber: Kompas.com

Baca Juga