BNN Dumai Ungkap Jaringan Narkoba Rutan Dumai dan Lapas Pekanbaru

BNN Dumai Ungkap Jaringan Narkoba Rutan Dumai dan Lapas Pekanbaru

DUMAI  –   Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Dumai akhirnya merilis kasus penangkapan jaringan narkoba yang melibatkan warga binaan Rutan Dumai dan Lapas Pekanbaru.  Dua tersangka AM (28) dan DN (25) dihadirkan pada saat rilis, Senin (16/9) kemarin di Kantor BNNK Jalan Air Dingin Kecamatan Dumai Timur.

“Mohon maaf rilis memang sedikit terlambat, karena kami harus melakukan pengembangan terkait keterlibatan warga Binaan Rutan Dumai dan Lapas di Pekanbaru,” ujar Kepala BNNK Dumai, AKBP Thamrin Parulian, Senin (16/9/19).

Ia mengatakan kedua tersangka memiliki peran berbeda, AM di perintahkan oleh CB yang merupakan warga binaan Rutan Dumai untuk mengambil narkotika jenis sabu-sabu dengan seorang pria DT yang ditetapkan sebagai DPO, sedangkan DN yang menerima sabu-sabu itu dari AM dan akan di serahkan ke DV yang berada di Lapas Pekanbaru.

“Totalnya mereka berdua di janji akan di bayar Rp5 juta jika tugas sudah selesai,” ujar Thamrin.

Ia mengatakan AM sebelumnya juga pernah mendekam di Rutan Dumai dengan kasus yang sama. “Baru empat bulan keluar, kasusnya sama narkotika dapat hukum selama 4 tahun,” sebutnya.

Ia mengatakan pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap CB pada, Jumat (13/9) pekan lalu. “CB mengaku memang dia yang memerintah AM, CB juga sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Sementara itu, DV yang melakukan pengembangan yakni BNN Provinsi, hal itu dilakukan agar pengembangan lebih efektif. “DV ini berhubungan dengan DN dan sekaligus dengan CB,” ujarnya.

Seperti diketahui, kedua tersangka tersebut di amankan, pada Rabu (11/9) lalu. AM diamankan di sebelah kediaman Walikota Dumai tepatnya di sekitar  Gedung Sri Bunga Tanjung.

Tim BNNK Dumai, pada Rabu (11/9) lalu sekitar  pukul 17.00 WIB. Mendapatkan informasi tentang adanya transaksi narkoba di sekitar TKP.

Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan penyelidikan di TKP.  Benar saja, tim melihat  seorang pria dengan ciri-ciri yang telah diketahui,  pria itu berinisial AM  berada di depan Gedung Sri Bunga Tanjung Jalan Putri Tujuh.

Tidak mau mengambil resiko, tim langsung melakukan penangkapan,  dari sana di temukan dua bungkus plastik bening diduga berisi narkoba jenis sabu-sabu seberat lebih kurang 250 gram.

Am mengaku mendapat barang haram tersebut dari CB yang saat ini berada di dalam rutan Dumai. Ia mengaku akan memberikan barang bukti tersebut kepada DN. Tim langsung bergerak menuju ketempat DN yang berada di daerah Bagan Besar.

DN berhasil di amankan, dari pengakuan DN barang bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu itu akan di serahkan ke DV yang saat ini tengah menjalani massa tahanan di LP Gobah Pekanbaru.

Selain mengamankan dua pelaku dan barang buktididuga sabu-sabu dengan berat  lebih kurang 250 gram, tim juga mengamankan,  3 unit handphone dari berbagai merk, satu unit sepeda motor merk honda scopy no pol BM 6900 ET dan beberapa barang bukti lainnya.

Setelah mengamankan para pelaku lalu, tim  langsung membawa tersangka dan barang bukti tersebut menuju kantor BNNK Dumai untuk proses lebih lanjut

Kedua pelaku diduga melanggar pasal 114 ayat (2) dan  pasal 112  ayat (2) pasal 132 ayat (1) UU  narkotika nomor  35/2009. (Vie)

Baca Juga